|
K
|
eberadaan hantu diyakini oleh masyarakat di hampir seluruh
negara di dunia, pada setiap waktu dan tahap evolusi. Ke mana pun kita pergi,
hantu selalu menguntit melalui halaman sejarah, bahkan masa kini yang cenderung
sinis dan materialistik.
Pernyataan
bahwa orang yang berpikir rasional tidak akan percaya kepada hantu adalah omong
kosong. Karena pada kenyataannya, ribuan orang rasional malah percaya hantu.
Mengapa mereka percaya? Apakah mereka akan tetap percaya meskipun tidak punya
alasan untuk percaya?
Banyak
orang takut akan kegelapan. Kita semua juga pernah mengalami “teror kegelapan”,
dan setiap anak kecil pasti menderita karena hal ini. Makanya banyak anak yang
takut gelap. Selama tahun-tahun awal hidup kita, teror ini hampir sama dengan
ketakutan terhadap beberapa jenis hewan dan bahkan serangga. Bukankah ini
menandakan sesuatu?
Mereka
yang fokus kepada pertanyaan ini percaya bahwa dalam setiap kebenaran ada
realita mengerikan yang membenarkan ketakutan naluriah ini, bahwa hal-hal yang
jahat dan mengerikan mengintai dalam diam, ada sesuatu yang aneh pada jam
malam, dan bahwa benar ada “kekuatan”
lain yang terkandung dalam benda-benda yang sering kita mainkan.
Kita
sering kali tidak mengetahui atau menyadari bahwa ada bahaya mengerikan dalam
aktivitas kita sehari-hari yang bisa merusak keseimbangan dunia gaib. Ya, ada
“tirani gelap” berupa fenomena dan manifestasi hantu yang berlangsung dalam
kegelapan dan tidak akan pernah terjadi di bawah siraman cahaya. Semua fenomena
hantu berhubungan dengan kegelapan dan bahkan ketika kita bangun untuk buang
air kecil/sekedar minum.
Semua
ini dicontohkan dalam beberapa narasi menarik berikut.
Teror Kegelapan
“Saya takut gelap”. Mungkin kita
sering mendengar kata itu, dan kita anggap orang itu “cupu”. Namun, bukankah
kita sepantasnya takut terhadap sesuatu? Dan, dan bukankah hewan, bahkan
serangga pun, takut gelap, sehingga kita tidak bisa memaksa mereka masuk ke
tempat gelap jika mereka tidak mau!
Cahaya
tidak hanya memungkinkan kita untuk melihat apa yang ada di sekitar kita, tetapi
juga menjadi energi positif atas segala “kuasa kegelapan”, dan mencegah efek
yang dapat ditimbulkan kegelapan.
Segala
macam arwah akan memberitahu kita bahwa manifestasi karakter mereka tidak bisa
terlihat saat terang. Sebaliknya, cahaya justru akan mencegah terjadinya
penampakan mereka. Jadi, bukankah ada alasan yang cukup untuk takut gelap?
Namun
ada suatu cerita yang sangat mengerikan dari salah satu orang yang takut gelap.
Karena kejadian inilah dia takut gelap.
“Beberapa
tahun yang lalu, kejadiannya di sebuah rumah tua, yang kami sewa pada waktu
itu. Saya segera menghentikan sewanya setelah kejadian tersebut.
“Saat
itu saya memang sudah takut gelap, sehingga saya selalu membiarkan lampu lilin
di sisi tempat tidur menyala setiap saya tidur. Pada suatu malam, saya
terbangun, karena saya merasakan tempat tidur saya bergetar dengan aneh. Saat
itu kejadiannya hampir tidak masuk akal.
“Saya
melihat seorang laki-laki muda berdiri di samping tempat tidur saya, berpakaian
compang-camping, dan wajahnya pucat mengerikan. Dia menatap saya dengan sangat
tajam.”
“Saya
tidak akan pernah perasaan shock yang saya alami ketika melihat makhluk itu.
Bukan hanya karena penampilannya yang tak terduga, tetapi karena saya bisa
melihat dinding dan perabot kamar di belakangnya melalui tubuhnya yang tembus
pandang,”
“Saya
langsung tahu bahwa saat itu saya sedang melihat hantu, dan darah saya langsung
terasa dingin. Ketakutan sepanjang hidup saya itu akhirnya terjadi!”
“Kemudian
saya berpikir bahwa saya cukup bersyukur karena ada cahaya lampu di kamar. Apa
yang harus saya lakukan jika saya berada dalam kegelapan.
“Seolah-olah
makhluk itu membaca pikiran saya dan berniat menyiksa saya hingga batas daya
tahan diri saya, dia membungkuk, dan sesaat kemudian cahaya lilin di kamar saya
padam! Saya sendirian dalam kegelapan bersama hantu tersebut.”
“Kata-kata
tidak bisa menggambarkan perasaan saya pada saat itu. Darah saya membeku dan
lidah saya menempel kaku di langit-langit mulut. Saya mencoba berbicara, tetapi
tidak bisa. Saya hanya bisa mengulurkan satu tangan, seperti ingin menangkal
kehadiran mengerikan itu dn mengusirnya
pergi.”
“Detik
berikutnya, saya merasakan seprai ditarik dan ujung tempat tidur hingga sedikit
terlepas. Kasur terasa ditekan, dan saya langsung tahu bahwa tamu menakutkan
itu merangkak ke tempat tidur! Dia akan berbaring di sisi saya dan mungkin akan
menyentuh saya, siapa yang tahu? Pikiran saya menderita selama beberapa saat
dan saya tidak akan pernah lupa! Saya hanya heran mengapa pikiran menakutkan
itu tidak bisa pergi?”
“Kemudian
ada sesuatu yang aneh terjadi. Bahkan dalam keadaan seperti itu, saya bisa
melihat tempat tidur saya perlahan-lahan kembali ke posisi normal. Berat di
atasnya semakin berkurang. Akhirnya, posisi kasur kembali semula, dan saya
merasakan seprai tempat tidur kembali ke posisi semula. Hantu itu telah pergi!”
“Selama
berjam-jam saya berbaring terjaga, tidak berani bergerak. Setelah waktu terasa
seperti berabad-abad, samar-samar cahaya pertama jatuh di sebelah ruangan,
menyambut datangnya pagi. Akhirnya matahari pun terbit. Cahaya memang sungguh
mulia!Kegelapan hanya dipenuhi kebencian. “
Namun,
untungnya, sisi jahat dan mengerikan hantu tidak universal.
Hantu
tidak selalu menampakkan diri sebagai sosok yang tangguh dan mengerikan! Beberapa
di antaranya justru terbukti hanya ingin membantu, ada yang hanya ingin
membenarkan sesuatu yang salah, bahkan ada juga yang tampak memiliki rasa
humor! Jadi, ada berbagai macam hantu, seperti ada berbagai jenis orang di dunia
ini.

0 komentar:
Posting Komentar